Search

9/27/2009

Situs Hacking Akun Facebook Ditemukan


CALIFORNIA - Perusahaan keamanan Panda Labs telah menemukan sebuah situs yang menawarkan untuk meng-hack sebuah akun Facebook dengan biaya USD100.


Situs yang terdaftar di Moskow, Rusia ini mengklaim mampu melakukan hack terhadap akun Facebook dengan tingkat keberhasilan hingga 99 persen. Situs yang tidak diketahui domainnya ini cukup rapi dijalankan, karena terbukti telah berjalan hingga empat tahun lamanya.

Menurut Direktur Panda Labs Luis Corrons, situs tersebut bisa saja digunakan untuk menipu pengunjung. Pasalnya, pengguna diwajibkan untuk mengisi ID dan password Facebook yang dimilikinya.

Seperti yang dilansir Geeks, Sabtu (26/9/2009) setelah melalui proses pendaftaran, pengunjung diberikan pilihan untuk "Hack It", di mana situs mengklaim telah berhasil mendapatkan password yang ingin dituju. Padahal, akun kita sendiri juga telah dicuri.

Panda Labs berspekulasi bahwa di belakang kejahatan internet di situs ini adalah anggota dari Mafia Internet Eropa Timur. Pasalnya, pembayaran dilakukan melalui Western Union ke Ukraina.
Read More..

Kini Ada 'Trending Topics' di YouTube


CALIFORNIA - Situs berbagi video melakukan pembaruan terhadap layananya dengan menghadirkan fitur 'trending topics' seperti yang sudah diadopsi situs Twitter dan situs lainnya.

Melalui fitur 'trending topics' pengunjung YouTube dapat mengurutkan video yang sebagian besar atau populer dilihat dalam kurun waktu hari, pekan, bulan, atau semuanya sesuai keinginan.

"Ketika ada lonjakan dalam pencarian mengenai topik tertentu, halaman situs kami membantu Anda melihat apa yang dunia saat ini tonton pada hari yang ditentukan," terang YouTube melalui blog resminya, yang dikutip Mashable, Sabtu (26/9/2009).

Fitur 'topik terpopuler' layaknya milik Twitter ini akan ditempatkan di bagian atas saat akan melakukan browsing video.

Selain 'trending topics', YouTube juga menyediakan fitur komentar terbaru, yang menggantikan fitur komentar model lama dengan sistem halaman yang dirasa kuno.
Read More..

9/25/2009

Ponsel Berbahan Kayu Dikembangkan Jepang


TOKYO - Operator telekomunikasi Jepang NTT DoCoMo bersama perusahaan elektronik lainnya seperti Sharp dan Olympus sedang mengembangkan ponsel berbahan kayu.

Upaya pembuatan ponsel berbahan kayu ini juga didukung oleh "more trees", sebuah proyek reforestasi yang didirikan musisi Jepang, Ryuichi Sakamoto.

Kayu-kayu yang digunakan untuk pembuatan ponsel adalah sisa yang tak terpakai dari hasil penebangan hutan. DoCoMo juga telah menunjukkan prototipe ponsel kayu yang diberi nama Touch Wood. Ponsel tersebut juga diklaim tahan air, rayap, dan jamur karena kayu telah melalui proses kompresi yang dilakukan oleh Olympus.

Setiap ponsel Touch Wood memiliki pola dan warna yang sangat alami mengikuti alur kayu yang digunakan sehingga tiap ponsel akan berbeda-beda dari segi warna dan pola. Demikian dilansir Cellular-news, Jumat (25/9/2009).

Seluruh bahan Touch Wood diambil dari hutan Shimanto di wilayah Kochi, Jepang.
Read More..